Tag Archives: Perkoperasian

Petunjuk Teknis Permen Nomor 194/KEP/M/IX/1998 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam

PETUNJUK PELAKSANAAN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN UNIT SIMPAN PINJAM NO.194/KEP/M/IX/1998 25 SEPTEMBER 1998 Pengertian Dalam petunjuk pelaksanaan ini, yang dimaksud dengan: Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam adalah kondisi atau keadaan koperasi, yang dinyatakansehat, cukup sehat, kurang sehat, dan tidak sehat. Modal sendiri KSP adalah jumlah simpanan pokok, simpanan wajib, hibah,… Read More »

Tata Cara Pendirian Koperasi

MEMBANGUN KOPERASI KOPERASI MEMBANGUN (PROSEDUR PENDIRIAN KOPERASI)   Suatu koperasi hanya dapat didirikan bila memenuhi persyaratan dalam mendirikan koperasi.  Syarat-syarat pembentukan koperasi berdasarkan Keputusan Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 104.1/Kep/M.Kukm/X/2002 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembentukan, Pengesahan Akta Pendirian Dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi,  adalah sebagai berikut : Koperasi primer dibentuk dan didirikan… Read More »

Dasar-dasar Pendirian Koperasi di Indonesia

Dasar-dasar pendirian Koperasi Indonesia mencakup beberapa hal yaitu:  Undang-undang Dasar 1945, Pasal 33, Ayat (1) beserta penjelasannya Undang-undang (UU) RI No. 79 tahun 1958, sebagai usaha penyempurnaan undang-undang sebelumnya, yaitu Undang-Undang No. 179 tahun 1949 yang hanya mengatur mengenai pendiri, pengarahan, dan cara kerja koperasi. Menurut undang-undang tersebut pemerintah bersifat pasif, hanya sebagai pendaftar dan… Read More »

Jenis Koperasi Berdasarkan Tingkat dan Luas Daerah Kerja

Koperasi Primer Koperasi primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan. Koperasi Sekunder adalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi : Koperasi Pusat – adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 5 koperasi primer Gabungan… Read More »

Jenis Koperasi Menurut Fungsinya

Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya. Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota… Read More »

Prinsip Koperasi Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian

Prinsip koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992 adalah: Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka Pengelolaan dilakukan secara demokrasi Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal Kemandirian Pendidikan perkoperasian Kerjasama antar koperasi

Rumus dan Cara Menghitung Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi

SISA HASIL USAHA KOPERASI (SHU KOPERASI), Pengertian SHU menurut UU No.25/1992, tentang perkoperasian, Bab IX, pasal 45 adalah: SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurang dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. SHU bukanlah deviden yang berupa keuntungan yang dipetik dari hasil menanam saham… Read More »

Salah Satu Contoh Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi kepada Anggota

Sisa Hasil Usaha (SHU) SHU merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. Contoh pembagian SHU : Pada Koperasi Unit Desa (KUD) “Maju Sejahtera” perhitungan SHU tahun berjalan Rp 30.000.000, jumlah simpanan pokok dan wajib anggota Rp 80.000.000, omset penjualan… Read More »

Apa itu Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi?

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi dan dilakukan paling sedikit 1 kali dalam setahun. Rapat anggota menetapkan : Anggaran Dasar Kebijaksanaan umum di bidang organisasi, manajemen dan usaha koperasi Pemilihan, pengangkatan, pemberhentian pengurus dan pengawas Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, serta pengesahan laporan keuangan Pengesahan dan pertanggungjawaban… Read More »